Kamis, 11 Februari 2021

👉 Nabi Ya'qub tidak tahu bagaimana keadaan & dimana keberadaan putra tercintanya yang hilang, Nabi Yusuf. 👉 Nabi Sulaiman (yang bahkan punya pasukan jin) tidak tahu tentang keberadaan kerajaan Ratu Balqis. 👉 Nabi ﷺ tidak tahu waktu di racun saat peristiwa Khaibar, tidak tahu musibah saat perang uhud, tidak tahu dimana kalung istrinya saat hilang (Aisyah). 💗 Bahkan Para Nabi tidak tahu ilmu ghaib, demikian juga Nabi Muhammad ﷺ 💖 Meskipun demikian Allah menampakkan sebagian ilmu ghaib kepada Rasul-Nya (malaikat dan para Nabi) ✅ Allah berfirman. عَـٰلِمُ ٱلْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِۦٓ أَحَدًا (Dia Allâh) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. (Qs Al Jin 26) قُلْ لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلا ضَرًّا إِلا مَا شَاءَ اللَّهُ وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ إِنْ أَنَا إِلا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ (188) } Katakanlah (hai Muhammad): “Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudaratan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang gaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudaratan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman.” Qs Al Araf 188.


Tidak ada komentar: