
falasik
Jumat, 07 Mei 2021
Buat teman-teman yang akhir pekan ini berencana ke TPS, hati-hati di Jalan. 🚗 Patuhi rambu lalu lintas🚦demi keselamatan & kenyamanan kita bersama. Kalo mengantuk 😴 / lelah dalam perjalanan, beriatirahatlah di rest area atau posko terdekat. Utamakan keselamatan, Ingat keluarga menunggu di rumah. 🏠 Buat petugas yang sudah ikut mengamankan arus ke TPS kali ini, selamat bertugas 🚧 --------------------------- Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Minal aidin wal faizin Mohon maaf lahir & batin.

Rabu, 24 Februari 2021
🦅 Ibarat 2 sayap burung, begitulah layaknya rasa HARAP & TAKUT seorang hamba kepada Allâh. Jika hilang salah satu sayap tersebut, maka burung tersebut akan JATUH. 🌷 Jika yang hilang adalah sayap pen-HARAP-an, maka orang tersebut akan jatuh ke dalam lembah Khawarij. Khawarij berfokus hanya pada ancaman-ancaman Allâh, sehingga mereka memutuskan diri dari rahmat Allâh, juga memutuskan orang lain dari rahmat & ampunan-Nya, sehingga sedikit-sedikit KOFAR KAFIR ke saudaranya se-iman. 🌷 jika yang hilang adalah sayap TAKUT, maka orang tersebut akan jatuh dalam kubangan Murjiah. Murjiah hanya fokus pada rahmat & ampunan Allâh sehingga meremehkan perbuatan dosa & maksiat. ✅ Maka selayaknya kita selalu memiliki rasa Rodja (harap) & Khouf (takut) kepada Allâh. ۞ Allâh berfirman نَبِّئْ عِبَادِىٓ أَنِّىٓ أَنَا ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ وَأَنَّ عَذَابِى هُوَ ٱلْعَذَابُ ٱلْأَلِيمُ "Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, Dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih." 💝 Sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bercerita: Rasulullah ﷺ pernah menjenguk seorang pemuda yang sedang menjelang sakaratul maut (saat menjelang kematian), maka beliau ﷺ bertanya kepada pemuda tersebut: كَيْفَ تَجِدُكَ؟ قَالَ: وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّى أَرْجُو اللَّهَ وَإِنِّى أَخَافُ ذُنُوبِي. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ لاَ يَجْتَمِعَانِ فِى قَلْبِ عَبْدٍ فِى مِثْلِ هَذَا الْمَوْطِنِ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ مَا يَرْجُو وَآمَنَهُ مِمَّا يَخَافُ. “Apa yang kamu rasakan (dalam hatimu) saat ini?” Pemuda itu menjawab: “Demi Allah, wahai Rasulullah, sungguh saat ini aku benar-benar mengharapkan rahmat Allah dan aku benar-benar takut akan siksaan-Nya akibat dari dosa-dosaku”. Maka Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidaklah terkumpul dua sifat ini (berharap dan takut) dalam hati seorang hamba dalam kondisi seperti ini kecuali Allah akan memberikan apa yang diharapkannya dan menyelamatkannya dari apa yang ditakutkannya” (HR Tirmidzi)

Kamis, 11 Februari 2021
👉 Nabi Ya'qub tidak tahu bagaimana keadaan & dimana keberadaan putra tercintanya yang hilang, Nabi Yusuf. 👉 Nabi Sulaiman (yang bahkan punya pasukan jin) tidak tahu tentang keberadaan kerajaan Ratu Balqis. 👉 Nabi ﷺ tidak tahu waktu di racun saat peristiwa Khaibar, tidak tahu musibah saat perang uhud, tidak tahu dimana kalung istrinya saat hilang (Aisyah). 💗 Bahkan Para Nabi tidak tahu ilmu ghaib, demikian juga Nabi Muhammad ﷺ 💖 Meskipun demikian Allah menampakkan sebagian ilmu ghaib kepada Rasul-Nya (malaikat dan para Nabi) ✅ Allah berfirman. عَـٰلِمُ ٱلْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِۦٓ أَحَدًا (Dia Allâh) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. (Qs Al Jin 26) قُلْ لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلا ضَرًّا إِلا مَا شَاءَ اللَّهُ وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ إِنْ أَنَا إِلا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ (188) } Katakanlah (hai Muhammad): “Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudaratan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang gaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudaratan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman.” Qs Al Araf 188.

Selasa, 09 Februari 2021
💗 Kenikmatan Tertinggi bagi Penghuni Surga 💗 وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ ,إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌ “Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabbnyalah mereka melihat.” (QS. Al-Qiyamah: 22-23) Juga dalam firman Allah, ۞ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَىٰ وَزِيَادَةٌ ۖ “Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya.” (QS. Yunus: 26). Yang dimaksud al-husna adala surga, sedangkan az-ziyadah adalah melihat wajah Allah pada hari kiamat. (Tafsir Ibnu Katsir) Rasulullah ﷺ wa sallam bersabda yang artinya, “Jika penghuni surga telah masuk surga, Allah Ta’ala berfirman, (yang artinya) “Apakah kalian (wahai penghuni surga) menginginkan sesuatu sebagai tambahan (dari kenikmatan surga)?” Maka mereka menjawab, “Bukankah Engkau telah memutihkan wajah-wajah kami? Bukankah Engkau telah memasukkan kami ke dalam surga dan menyelamatkan kami dari (azab) neraka?” Maka (pada waktu itu) Allah membuka hijab (yang menutupi wajah-Nya Yang Mahamulia), dan penghuni surga tidak pernah mendapatkan suatu (kenikmatan) yang lebih mereka sukai daripada melihat (wajah) Allah ‘azza wa jalla.” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat tersebut di atas (Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya). (HR. Muslim, no. 181) Dari Jarir bin Abdillah radhiyallahu ’anhu, ia berkata, “Kami pernah duduk bersama Nabi ﷺ saat itu beliau memandang ke arah bulan ketika purnama. Beliau bersabda, “Sesungguhnya kalian akan memandang Rabb kalian sebagaimana kalian memandang bulan ini. Kalian tidak berdesakan ketika memandang Allah. Jika kalian mampu, untuk tidak melewatkan shalat sebelum terbitnya matahari dan shalat sebelum tenggelamnya matahari (shalat Ashar dan Subuh), lakukanlah!” Kemudian Jarir membaca ayat, “Dan bertasbihlah dengan memuji Rabb-mu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya.” (QS. Thaha: 130) (HR. Bukhari, no. 554 dan Muslim, no. 633)

Minggu, 07 Februari 2021
Rabu, 27 Januari 2021
Selasa, 19 Januari 2021
“Sesungguhnya dunia itu manis lagi hijau, dan sesungguhnya Allâh menjadikan kamu sebagai khalifah di dunia ini, lalu Dia akan melihat bagaimana kamu berbuat ... (HR Muslim, no. 2742) أَرَضِيتُمْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا مِنَ الْآخِرَةِ ۚ فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا قَلِيلٌ Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit. (At-Taubah) الَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُۙ "Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Al Mulk: 2) Ibnu Umar mengisahkan, ada seorang yang menghadap Rasulullah ﷺ Kemudian orang itu bertanya, “Wahai Utusan Allâh, orang mukmin manakah yang paling utama?” Beliau menjawab, “Orang yang paling baik akhlaknya.” Orang itu bertanya lagi, “Mukmin manakah yang paling cerdas?” Beliau menjawab, “Orang yang paling banyak mengingat mati dan paling banyak baik persiapannya menghadapi kehidupan setelah mati. Mereka itulah orang-orang yang paling cerdas.” (HR. Ibnu Majah 4259)

Langganan:
Postingan (Atom)

