Ebook pdf White Copywriting by Jaya Setiabudi.
Ebook terbaru dari penulis buku best seller "The Power of Kepepet". Jaya Setiabudi juga merupakan penulis buku "Kitab Anti Bangkrut" & "Ebook Buka Langsung Laris".
Jaya Setiabudi juga menulis ebook gratis "7 Hari Jadi Juragan". Sangat cocok bagi Anda yang ingin memulai bisnis. klik di sini untuk mendownload gratis ebook pdf 7 Hari jadi Juragan.
Kini Jaya Setiabudi menulis ebook terbaru berjudul White Copywriting, panduan menjual tanpa tatap muka, tanpa tipu-tipu.
Ebook White Copywriting Jaya Setiabudi
Sebelum menentukan judul-judul buku tersebut, Jaya menyempatkan diri untuk survey buku-buku terbaru di toko buku, dan dia melihat pola yang sangat biasa dan tidak menarik, maka dari itu ia membuat judul dengan headline yang menarik seperti tiga judul buku di atas.
Ini penting sekali, orang tidak akan menilai kita dari dalamnya dulu, don’t judge a book by its cover. Tidak bisa begitu!
Itu menurut kita benar, tapi jangan anda minta menurut orang lain. Efeknya nanti buku dibaca satu persatu baru dibeli. Pasti menilai dari covernya dulu kan? Gambar kemudian judul. Image kemudian headline. Simple. Jadi setelah membuat judul yang menarik, kemudian gambar. Biasanya buku itu gambarnya cuma 2 dimensi dan tulisan saja. Biasa-biasa saja.
Pernah salah satu artis pernah ngetweet tentang buku Jaya, “Ini buku judulnya katrok, gambarnya ndeso, tapi isinya daging semua”.
Yang kedua Jaya membuat buku “Kitab Anti Bangkrut”, buku ini terlaris nomer 4 di Gramedia Non Fiksi. Diurutan pertama di tempati oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia. “Saya kalah sama kamus!” canda Jaya.
Buku Jaya yang ketiga “Buka Langsung Laris”. Jadi sekarang Jaya membuat buku rata-rata judulnya menggunakan keyword. Kira-kira apa persepsi orang terhadap buku ? Atau kira-kira yang dicari oleh pembaca apa?
Suatu hari ada yang pernah bertanya pada Jaya, “Mas, kok judul bukunya banyak pake bahasa negatif ya? Bangkrut terus kepepet.”
“Ya gak apa-apa. Orang banyak mencari solusi dari masalah, saya kira fokusnya bukan ke solusinya, tapi ke masalahnya,” tutur Jaya.
Kembali ke topik White Copywriting: Menjual Tanpa Tatap Muka dan Tanpa “Tipu-tipu”. Nah, apa yang dimaksud dengan tanpa tipu-tipu ? White copywriting adalah seni bukan untuk menipu, tapi untuk mengedukasi atau menyampaikan informasi dengan lengkap, supaya orang menjadi paham.
Jika seandainya kita sudah mencoba untuk menipu dengan mencoba memberikan penawaran yang berlebihan, orang nantinya akan kecewa. Ketika orang membeli dengan harga tertentu, pasti seseorang itu memiliki expectation value. Nilai ekspektasi itu bisa berupa rasional atau emosional. Rasional misalnya fungsi, kalau emosional itu misalnya gengsi.
Kepuasan itu harusnya benefitnya lebih besar. Kalo puas biasanya seseorang akan mereferensikan kepada teman-teman yang lain dan otomatis benefit akan lebih besar dari pada biayanya.
Demikian sedikit pembahasan mengenai ebook white copywriting Jaya Setiabudi. Menjual tanpa tatap muka tanpa tipu-tipu. Semoga bermanfaat terutama bagi para Anda yang memerlukan ilmu tentang copywriting.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar